Resume Materi 2


 

Pemateri:Atik qurrota a'yunin A, S.K.M., M.Kes

Tema:"From Organization to Leadership: Personal Branding for the Next Generation"


- Transisi dari karyawan menjadi pemimpin membutuhkan strategi yang matang, salah satunya melalui personal branding.

- Personal branding adalah persepsi atau reputasi yang dibangun seseorang di mata orang lain.

- Di era digital, merek pribadi tidak hanya sebatas nama dan gelar, tetapi juga mencakup nilai, keahlian, dan kontribusi unik.

- Merek pribadi menjadi krusial karena membantu membedakan Anda di tengah persaingan karier yang ketat.

- Personal branding yang kuat membuat Anda lebih mudah diingat oleh atasan, perekrut, atau calon klien.

- Visibilitas yang meningkat dari merek pribadi membuka pintu bagi peluang baru seperti promosi atau peran kepemimpinan.

- Merek pribadi yang konsisten dan otentik membangun kredibilitas dan kepercayaan.

- Langkah pertama dalam membangun merek pribadi adalah melakukan identifikasi jati diri atau self-discovery.

- Anda perlu menentukan nilai-nilai inti yang menjadi fondasi merek pribadi Anda, seperti integritas atau inovasi.

- Mengenali keahlian unik Anda, baik hard skills maupun soft skills, adalah bagian penting dari proses ini.

- Menentukan tujuan dan visi yang jelas akan memberikan arah bagi merek pribadi Anda.

- Setelah itu, Anda perlu merangkai narasi atau cerita yang kohesif tentang siapa Anda dan apa yang Anda lakukan.

- Narasi ini harus tercermin dalam setiap interaksi, mulai dari profil LinkedIn hingga cara Anda berkomunikasi di rapat.

- Langkah selanjutnya adalah aktivasi dan promosi merek pribadi Anda secara efektif.

- Aktif di platform profesional seperti LinkedIn dengan membagikan wawasan relevan adalah salah satu cara membangun kredibilitas.

- Membangun jejaring atau networking yang otentik juga sangat penting.

- Anda harus menunjukkan kepemimpinan bahkan sebelum Anda memiliki gelar resminya.

- Ambil inisiatif dalam proyek atau menjadi mentor untuk rekan kerja sebagai bukti potensi kepemimpinan Anda.

- Generasi mendatang menghadapi tantangan karena batas antara kehidupan pribadi dan profesional semakin kabur di media sosial.

- Konsistensi antara citra online dan offline adalah kunci untuk menghindari rusaknya kredibilitas.

- Merek pribadi harus otentik dan mencerminkan diri Anda yang sebenarnya, bukan mencoba menjadi orang lain.

- Orang dapat dengan mudah mendeteksi ketidakjujuran yang merusak kepercayaan.

- Manajemen reputasi digital sangat penting karena jejak digital Anda dapat bertahan selamanya.

- Lakukan audit digital secara berkala untuk memastikan jejak online Anda sejalan dengan merek pribadi yang dibangun.

- Dengan membangun merek pribadi yang kuat, generasi mendatang dapat beralih dari sekadar anggota tim menjadi pemimpin yang diakui.


Refrensi:https://unusa.ac.id

Media sosial Unusa:

Fakultas kesehatan:

fkes.unusa.ac.id

Komentar

Postingan populer dari blog ini

resume Gelar Yudisium FEBTD Unusa lepas 145 lulusan siap hadapi dunia kerja

Resume materi PKKMB Universitas hari ke satu(1)

Resume materi PKKMB Universitas hari ke dua(2)